Awali Bulan dengan Razia Kamar Hunian, Lapas Pemuda Madiun Pertegas Komitmen Zero HALINAR



Madiun, INFO_PAS – Mengawali bulan November dengan memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun kembali menggelar razia rutin di kamar hunian Warga Binaan. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung komitmen Zero HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba), Senin (2/11).


Razia dilaksanakan sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus memastikan lingkungan hunian tetap aman, tertib, dan bebas dari barang-barang terlarang. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan menyasar kamar 1, 2, dan 3 di Blok D.


Kegiatan dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP), Kinayung Nirwana, bersama Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib (Kasi Adm. Kamtib), Denny Wahyu Kristanto. Razia turut melibatkan Kepala Subseksi Keamanan, jajaran staf KPLP, staf Adm. Kamtib, serta Regu Pengamanan.


Dalam pelaksanaannya, petugas menemukan sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, di antaranya dua potongan besi, satu kartu remi, dua bolpoin, tiga paku, satu peniti, serta satu gulungan tali. Seluruh barang temuan tersebut diamankan untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.


Meski demikian, dari hasil penggeledahan di ketiga kamar hunian tersebut, petugas tidak menemukan handphone maupun narkoba. Hasil ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Lapas Pemuda Madiun dalam menjaga lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari HALINAR.


Ka.KPLP Lapas Pemuda Madiun, Kinayung Nirwana, menyampaikan bahwa razia rutin merupakan langkah penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Menurutnya, kegiatan penggeledahan harus dilaksanakan secara konsisten guna mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di kamar hunian.


“Razia ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban Lapas. Kami akan terus melakukan pengawasan dan penggeledahan secara rutin sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib. Tidak ada ruang bagi barang-barang terlarang di dalam Lapas,” tegas Kinayung.


Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa upaya mewujudkan Zero HALINAR membutuhkan kedisiplinan dan konsistensi seluruh jajaran, baik petugas maupun Warga Binaan. Ia menekankan pentingnya sinergi dan pengawasan berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.


“Zero HALINAR bukan sekadar slogan, tetapi komitmen yang harus kita wujudkan bersama. Saya menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan, dan melaksanakan tugas dengan penuh integritas. Dengan demikian, Lapas Pemuda Madiun dapat terus menjaga keamanan dan ketertiban serta mendukung pelaksanaan pembinaan Warga Binaan secara optimal,” ujar Rudi.


Melalui kegiatan razia rutin ini, Lapas Pemuda Madiun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengawasan, memperkuat deteksi dini, dan menjaga lingkungan hunian tetap aman serta kondusif. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan Lapas yang bersih dari HALINAR demi mendukung keberhasilan program pembinaan Warga Binaan. (Humas Lapas Pemuda Madiun)

Posting Komentar untuk "Awali Bulan dengan Razia Kamar Hunian, Lapas Pemuda Madiun Pertegas Komitmen Zero HALINAR"