Lapas Pemuda Madiun Ikuti Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi serta Rapat Analisis dan Evaluasi Pemasyarakatan
Rapat koordinasi pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi bagi Warga Binaan dibuka oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia yang dibahas dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri pada Senin (5/10). Pembahasan mencakup kesiapan wilayah, langkah percepatan, pelaksanaan asesmen, hingga penyiapan data Warga Binaan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program.
Pada kesempatan yang sama, jajaran Lapas Pemuda Madiun juga mengikuti Rapat Analisis dan Evaluasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui Zoom. Kegiatan yang dibuka oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Polisi (Purn.) Agus Andrianto, menjadi forum evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan sekaligus memperkuat koordinasi antara Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kantor Wilayah, dan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.
Menindaklanjuti arahan dan hasil evaluasi tersebut, Kalapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menekankan pentingnya kesiapan jajaran dalam mendukung setiap kebijakan dan program yang ditetapkan oleh pimpinan. Menurutnya, setiap arahan yang diterima harus segera diterjemahkan ke dalam langkah kerja yang terukur, dengan tetap memperhatikan ketentuan dan kondisi di satuan kerja.
“Setiap arahan dan hasil evaluasi menjadi bahan penting bagi kami untuk melakukan tindak lanjut. Jajaran harus memahami kebijakan yang ditetapkan, menyiapkan data dengan baik, serta memastikan setiap program dapat dilaksanakan secara tepat, terukur, dan sesuai ketentuan,” ujar Rudi.
Ia menambahkan, koordinasi internal perlu terus diperkuat agar seluruh jajaran memiliki pemahaman dan langkah yang sama dalam mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan.
“Yang tidak kalah penting adalah kesiapan sumber daya manusia dan data. Dengan koordinasi yang baik, kita dapat merespons setiap kebijakan dengan cepat sekaligus memastikan pelaksanaannya berjalan optimal di Lapas Pemuda Madiun,” tambahnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, jajaran Lapas Pemuda Madiun memperoleh arahan dan hasil evaluasi yang menjadi dasar dalam menentukan langkah tindak lanjut. Koordinasi, kesiapan data, serta sinergi antarjajaran terus diperkuat guna mendukung pelaksanaan program Pemasyarakatan secara optimal, responsif, dan sesuai dengan kebijakan pimpinan. (Humas Lapas Pemuda Madiun)
Posting Komentar untuk "Lapas Pemuda Madiun Ikuti Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi serta Rapat Analisis dan Evaluasi Pemasyarakatan"