Jumat Berkah di Mapenaling, Kalapas Pemuda Madiun Rangkul Warga Binaan Baru Lewat Makan Bersama
Madiun,INFO_PAS – Suasana penuh keakraban terlihat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun. Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, mengajak warga binaan baru yang baru tiba dari Rutan Surabaya dan Lapas Pamekasan untuk makan bersama dalam kegiatan Jumat Berkah, Jumat (2/10).
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas secara langsung mengajak warga binaan yang sedang menjalani masa Mapenaling (Masa Pengenalan Lingkungan) untuk menikmati nasi bungkus yang didatangkan langsung dari Mojokerto. Makan bersama ini menjadi momentum untuk membangun komunikasi sekaligus menciptakan suasana yang lebih akrab antara pimpinan dan warga binaan baru.
Tidak hanya makan bersama, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan Kalapas untuk memberikan arahan dan penguatan kepada warga binaan agar dapat mengikuti seluruh ketentuan serta tata tertib yang berlaku di Lapas Pemuda Madiun.
Rudi menekankan pentingnya menjaga sikap dan tidak melakukan pelanggaran selama menjalani masa pidana. Ia juga menyampaikan bahwa seluruh layanan integrasi di Lapas Pemuda Madiun diberikan secara gratis dan tidak dipungut biaya.
“Ikuti aturan yang ada, jangan melakukan pelanggaran. Kalau ada yang membutuhkan informasi terkait layanan, silakan tanyakan kepada petugas. Saya tegaskan, seluruh layanan integrasi di Lapas Pemuda Madiun tidak dipungut biaya atau gratis,” tegas Rudi.
Lebih lanjut, Rudi menyampaikan bahwa Lapas Pemuda Madiun menjunjung tinggi norma dan ketentuan yang berlaku, termasuk dalam pemenuhan hak serta penerapan larangan bagi warga binaan. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan kondusif.
“Lapas Pemuda Madiun berkomitmen untuk zero halinar, tidak ada handphone, pungutan liar, dan narkoba. Kami ingin seluruh warga binaan mengikuti proses pembinaan dengan baik, menaati aturan, dan memanfaatkan hak-hak yang diberikan sesuai dengan ketentuan,” tambahnya.
Rudi berharap warga binaan baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan Lapas Pemuda Madiun serta mengikuti seluruh tahapan pembinaan dengan baik. Menurutnya, masa Mapenaling merupakan tahap awal untuk mengenal lingkungan, aturan, layanan, maupun program pembinaan yang tersedia.
Usai mendapatkan arahan, para warga binaan kemudian menikmati nasi bungkus secara bersama-sama. Suasana sederhana tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus sarana membangun komunikasi yang humanis antara Kalapas dengan warga binaan.
Salah satu warga binaan berinisial D mengaku senang dapat makan bersama dan mendapatkan arahan langsung dari Kalapas.
“Kami merasa diperhatikan. Arahan dari Bapak Kalapas menjadi motivasi bagi kami untuk mengikuti aturan, tidak melakukan pelanggaran, dan menjalani pembinaan dengan baik selama berada di Lapas Pemuda Madiun,” ujar D.
Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, Lapas Pemuda Madiun terus mengedepankan pendekatan humanis dalam pembinaan, dengan tetap berpegang teguh pada aturan, pemenuhan hak warga binaan, serta komitmen menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas. (Humas Lapas Pemuda Madiun)



Posting Komentar untuk " Jumat Berkah di Mapenaling, Kalapas Pemuda Madiun Rangkul Warga Binaan Baru Lewat Makan Bersama"