Pastikan Aman dan Humanis, Lapas Pemuda Madiun Terima 55 Warga Binaan dari Rutan Bangil

 

Madiun, INFO_PAS - Sebanyak 55 warga binaan pemasyarakatan (WBP) dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Bangil resmi diterima di Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun. Proses penerimaan dilaksanakan secara tertib dan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) guna menjamin keamanan, ketertiban, serta pemenuhan hak-hak warga binaan. (07/06)


Setibanya di Lapas Pemuda Madiun, seluruh warga binaan menjalani serangkaian tahapan pemeriksaan yang diawali dengan verifikasi identitas dan pencocokan data administrasi. Selanjutnya, petugas melakukan penggeledahan badan dan barang bawaan untuk memastikan tidak ada barang-barang terlarang yang masuk ke dalam lapas.


Selain itu, seluruh warga binaan juga mengikuti skrining kesehatan dan skrining psikologi yang dilaksanakan oleh petugas medis Lapas Pemuda Madiun. Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik dan mental warga binaan sebagai dasar pelayanan serta pembinaan selama menjalani masa pidana.


Sebagai bagian dari proses orientasi, warga binaan menerima pakaian dinas (baju dis) yang baru sebelum mendapatkan pengarahan awal mengenai tata tertib, hak, kewajiban, serta program pembinaan yang akan dijalani di dalam lapas.


Pengarahan diberikan oleh Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib), Pelaksana Harian Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (PLh KPLP), serta Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik). Dalam kesempatan tersebut, warga binaan diingatkan untuk mematuhi seluruh peraturan yang berlaku, menjaga ketertiban, serta mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik.


Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa proses penerimaan warga binaan dilaksanakan secara profesional, humanis, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


"Penerimaan 55 warga binaan dari Rutan Bangil kami laksanakan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur, mulai dari verifikasi identitas, pemeriksaan keamanan, skrining kesehatan dan psikologi, hingga pemberian pengarahan awal. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan proses penerimaan berjalan aman, tertib, dan tetap mengedepankan pelayanan yang humanis. Kami berharap seluruh warga binaan dapat segera beradaptasi dengan lingkungan Lapas Pemuda Madiun serta mengikuti seluruh program pembinaan dengan baik sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat," ujar Rudi Kristiawan.


Dengan terlaksananya proses penerimaan ini, Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun terus berkomitmen memberikan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, serta mendukung pelaksanaan pembinaan warga binaan sesuai dengan prinsip-prinsip pemasyarakatan. (Humas Lapas Pemuda Madiun)

Posting Komentar untuk " Pastikan Aman dan Humanis, Lapas Pemuda Madiun Terima 55 Warga Binaan dari Rutan Bangil"