Zero HALINAR! Lapas Pemuda Madiun Kembali Lagi Gelar Razia Insidentil

  


Madiun, INFO_PAS – Komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan bersih dari HALINAR (Handphone, Pungli, dan Narkoba) terus diperkuat oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui pelaksanaan razia insidentil di blok hunian Warga Binaan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Kegiatan razia tersebut dipimpin langsung oleh Plh. Ka. KPLP bersama Kasi Binadik serta diikuti oleh staf KPLP, regu pengamanan, dan Taruna Poltekimipas. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh pada kamar hunian Warga Binaan guna memastikan situasi tetap kondusif dan steril dari barang-barang terlarang, Rabu (24/6).

Plh. Ka. KPLP, Denny Wahyu Kristanto, menyampaikan bahwa razia insidentil merupakan bagian dari upaya deteksi dini yang secara konsisten dilaksanakan untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Menurutnya, kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen jajaran Lapas Pemuda Madiun dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh Warga Binaan maupun petugas.

"Razia insidentil ini merupakan salah satu langkah deteksi dini yang secara rutin kami laksanakan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban di dalam lapas tetap terjaga. Selain sebagai upaya pencegahan, kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen kami dalam memberantas peredaran barang-barang terlarang serta menciptakan lingkungan pembinaan yang aman dan kondusif bagi seluruh Warga Binaan. Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan melakukan pemeriksaan secara berkala agar Lapas Pemuda Madiun tetap bersih dari HALINAR," ujar Kristanto.

Dalam pelaksanaan razia, petugas melakukan penggeledahan secara humanis, teliti, dan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku. Penggeledahan menyasar Blok Hunian B kamar 1 hingga 18. Dari hasil pemeriksaan, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban, di antaranya empat buah senjata tajam rakitan, dua buah pencukur kumis, tiga buah pinset, enam buah paku, tiga buah kawat, satu set kartu remi, empat gulungan tali, satu buah kabel, satu buah chopper, dua potongan kaca, serta satu potongan ornamen. Seluruh barang temuan tersebut kemudian diamankan untuk didata dan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku. Sementara itu, petugas tidak menemukan adanya handphone maupun narkoba di kamar hunian yang diperiksa, sehingga kondisi lapas tetap terjaga aman dan kondusif.

Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan bahwa pemberantasan HALINAR merupakan komitmen yang tidak bisa ditawar dan menjadi bagian dari pelaksanaan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan.

"Kami terus berupaya menjaga Lapas Pemuda Madiun tetap bersih dari HALINAR melalui berbagai langkah deteksi dini, salah satunya dengan razia insidentil yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Alhamdulillah, dari hasil razia kali ini tidak ditemukan handphone maupun narkoba. Ini menunjukkan komitmen bersama seluruh jajaran dalam menciptakan lapas yang aman, tertib, dan kondusif," tegas Rudi.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Pemuda Madiun menegaskan komitmennya dalam mewujudkan Zero HALINAR sekaligus memperkuat upaya deteksi dini guna menjaga keamanan dan ketertiban sebagai fondasi utama keberhasilan penyelenggaraan pemasyarakatan. Dengan sinergi seluruh jajaran dan pelaksanaan pengawasan yang berkelanjutan, Lapas Pemuda Madiun terus berupaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan mendukung proses pembinaan Warga Binaan secara optimal. (Humas Lapas Pemuda Madiun)

 

Posting Komentar untuk "Zero HALINAR! Lapas Pemuda Madiun Kembali Lagi Gelar Razia Insidentil"